![]() |
| Ilustrasi: Piwi/Arkalitera |
WARISAN DI BALIK NISAN
Di antara nisan dan doa yang lirih
Kami menundukkan kepala
Bunga-bunga ditabur sebagai tanda terima kasih pada jejak sastra
Tanah ini menyimpan nama, ingatan, dan keberanian menulis
Angin membaca ulang bait-bait yang telah dicipta
Dari ziarah ini, kami membawa pulang tanggung jawab meneruskan suara
Banjarbaru, Januari 2026
Anggun Erva, siswa kelas XI SMAN 2 Banjarbaru, suka membaca, mendengarkan musik dan menikmati waktu.
Catatan Redaksi:
Puisi ini langsung menceritakan tentang warisan di balik nisan, bahwa generasi selanjutnya yang harus meneruskan suara. Secara struktur puisi ini sederhana dan dapat jadi pengingat entah pada mereka yang datang melihat nisan atau yang hanya membaca puisi ini. Kekurangan puisi ini ada pada pilihan diksi, dapat ditambah –tidak wajib, dengan beberapa metafora atau ungkapan. Puisi ini sebaiknya dibuat dalam dua bait. Bait pertama tentang peristiwa datang ke kuburan dan menabur bunga. Bait kedua tentang meneruskan suara dan jejak kesusastraan.
________________________________________
SAKA adalah rubrik yang memuat tulisan pelajar, baik cerpen, puisi, atau esai, yang dipilih dan disajikan dengan catatan kuratorial oleh redaksi Arkalitera; nama Saka diambil dari sebutan lain bagi sungai terkecil di galangan sawah dalam budaya Banjar, alirannya sempit dan kerap luput dilihat, tetapi menjadi jalur air yang menghidupi.
Bagi penulis yang hendak mengirimkan karya, silakan kirim ke email penerbitarkalitera@gmail.com dengan subjek Saka, disertai bionarasi singkat

0 Komentar