Sebuah komunitas yang berfokus pada gerakan literasi dan penulis-penulis muda Kalimantan Selatan.

PUISI-PUISI SOFIA MAHDI

Ilustrasi: Piwi/Arkalitera


ISO-RINDU

rindu tak bergerak
ia hanya menata ulang ruang
di antara benda-benda yang tetap

di atas meja gelas masih di tempatnya
di dinding bayangan jatuh dengan sudut yang biasa
namun ada kerapatan tipis
yang membuat udara
terasa berat bagi napas

ia membelah dirinya
menjadi unit-unit kecil—
sehelai ingatan
sepotong suara
sebuah cahaya yang tak selesai

dan setiap unit
memuat keseluruhan bentuknya
seperti pola yang terlipat
ke dalam ukuran yang lebih sunyi

yang dekat mengulang yang jauh
yang kecil meniru yang tak terjangkau
semuanya saling berkorespondensi
tanpa perlu bertemu

aku berdiri di dalamnya
seperti berada di pusat lingkar
yang terus memperbanyak radius
namun tak pernah meninggalkan titik asal

rindu tak menuntut apa-apa
ia hanya menebalkan kehadiran
hingga yang tak ada
memiliki berat
yang bisa dipikul tubuh

---

HIPOKAMPUS

kenangan tak disimpan
di album atau puisi
tapi di jaringan basah
yang bentuknya seperti kuda laut

aku tahu itu
karena saat kutarik napas
namamu masih menekan
saraf di sisi kiri, bergetar samar

bahkan mimpi pun—
hanyalah fragmen listrik
dari cinta
yang tak diberi kata
dan ketika aku melupakanmu
tubuhku tetap mengingatmu
dengan cara yang
tak bisa kuartikan

seperti gigil
yang datang
bahkan tanpa musim

---

BAHASA YANG TAK DIAJARKAN

aku menangis
seperti ibuku menangis

di dapur
pelan-pelan
sambil menunggu air mendidih

seperti nenekku—
yang tak pernah menyebut kata kehilangan
hanya menyebut nama
satu demi satu
seperti membaca peta tubuh

aku menyimpan tangis itu
di tulang keringku
dan suara panci itu
jadi alarm
yang tak pernah kupadamkan

aku belajar menahan suara
seperti ayahku
menahan udara
saat berita duka dibacakan

lalu aku menjadi bahasa
yang tak mereka ajarkan

bahasa isyarat
antara air mata
dan ketukan jari

bahasa tubuh
yang hanya bisa dibaca
oleh luka-luka berurat

______________________________________________

Tentang Penulis: Eksistensinya sering kali terasa opsional. FIA dapat dikunjungi melalui Instagram dengan nama pengguna @syzuyyina.

______________________________________________


Arkalitera menerima kiriman naskah berupa esai, cerpen, dan puisi dari para penulis dan pembaca yang budiman. Tulisan yang lolos kurasi akan kami terbitkan di website kami. Silakan kirim naskah ke: penerbitarkalitera@gmail.com

0 Komentar