Sebuah komunitas yang berfokus pada gerakan literasi dan penulis-penulis muda Kalimantan Selatan.

PUISI-PUISI ANUGRAH GIO PRATAMA

Ilustrasi: Piwi/Arkalitera


PABRIK DAN UANG

Kota ini terlahir
dari seratus kematian. 

Orang-orang
berusaha menghemat waktu,
tapi nasib selalu saja
dipenjara oleh pabrik
dan uang.

Kota ini terlahir
dari seratus kematian.

Orang-orang menua
bersama laju kendaraan,
berharap masa depan yang bening
memberikan sedikit kecupan.

2025-2026

---

KESEDIHAN LELAKI

Lelaki berjubah api
menabung kelam
ke dalam dadanya.

Setiap malam,
perutnya senantiasa
mendidihkan lapar.

Lelaki itu tidur
di atas bantal
kesedihan.

Mimpinya: seribu kota
yang dikoyak
sebiji nuklir.

2025

---

PEMBAGIAN KECEMASAN

Telah tiba ia
di jantung kota
sambil mengangkut
seluruh perih
yang diperah
dari dada luka.

Sajak menghitam
dan ribuan manusia
bergegas pergi
menggendong
kesedihan
yang menetas
di punggung mereka.

Kecemasan
akhirnya dibagi
bersama-sama
bagai bunga-bunga
yang ditaburkan
ke udara.

2025-2026

---

PINDAH RUTE

Di langit,
besi-besi pergi
menembus
gumpalan awan.

Biarkanlah keributan
menghiasi udara
seperti klakson
yang menjerit
di jalan-jalan
atau seperti ombak
yang belum tamat
merangkum kesunyian laut.

Biarkanlah manusia
melewati jarak
yang paling jauh
yang sanggup mereka tempuh.

Hingga saat takdir
sampai di tujuan,
satu atau dua di antara mereka
harus pindah rute ke alamat
yang tiada di peta,
yang tiada terjangkau
oleh mata kita.

2025

---

MENABUNG KESEDIHAN

“Kita akan
panen air mata esok hari.”

“Apa gunanya air mata, Pak?
Kita lebih perlu dengan beras!” ucap sang istri.

“Bu, bagaimana pun keadaannya,
kita harus bersyukur.
Setidaknya air mata kita
lebih bening
daripada janji palsu
tentang keadilan.”

Malam ini,
suami istri itu akhirnya
menabung kesedihan lagi
tatkala anak-anaknya
diselimuti lapar,
tatkala nasibnya
dikelilingi janji.

2026

⫘⫘⫘⫘⫘⫘⫘⫘⫘⫘⫘⫘⫘⫘

Tentang Penulis: Anugrah Gio Pratama berdomisili di Sampit, Kalimantan Tengah. Sedang belajar menjadi guru yang baik.

⫘⫘⫘⫘⫘⫘⫘⫘⫘⫘⫘⫘⫘⫘

Arkalitera menerima kiriman naskah berupa esai, cerpen, dan puisi dari para penulis dan pembaca yang budiman. Tulisan yang lolos kurasi akan kami terbitkan di website kami. Silakan kirim naskah ke: penerbitarkalitera@gmail.com


0 Komentar